Lirik lagu "Dekat"

"Dekat"

Sewangi aroma bunga mawar merah
Seisi ruang hati jadi merona
Langit yang mendayu
Warnanya merayu
Seisi dunia berasa dimadu asmara

Senangmu dan senangku
Selalu sebegitu

Jika pelangi berkenan kita terus berjalan
Ke atas bukit 'tuk memandang
Mimpi yang membentang
Jikalau setuju
Genggamlah tanganku selalu (Selalu)
Dekat (Dekat)
Di mata dan hati
Jangan pernah jauh lagi

Rasa yang menanjak sampai kaki tak berpijak
Melayang di angan, berasa disayang

Selalu tentangmu, lalu selalu tentangku
Kenyataannya tak pernah bisa jauh
Apakah senangmu dan senangku
Selalu sebegitu?

Jika pelangi berkenan kita terus berjalan
Ke atas bukit 'tuk memandang
Mimpi yang membentang
Jikalau setuju
Genggamlah tanganku selalu (Selalu)
Dekat (Dekat)
Di mata dan hati
Jangan pernah jauh lagi (Jangan jauh lagi)

Kita 'kan terbang lebih jauh lagi (Jangan jauh lagi)
Bersama mimpi, mata, dan hati (Jangan jauh lagi)
Lebih dekat
Jika pelangi berkenan
Genggamlah tanganku
Oh
Dekatlah selalu
Oh-oh

Jika pelangi berkenan (Pelangi berkenan)
Kita terus berjalan (Kita terus berjalan)
Ke atas bukit 'tuk memandang
Mimpi yang membentang (Mimpi yang membentang)
Jikalau setuju
Genggamlah tanganku selalu (Genggamlah tanganku)
Dekat (Genggamlah selalu)
Di mata dan hati (Di mata, hati)
Jangan pernah jauh lagi (Jangan jauh lagi, biar lebih dekat)
Di mata dan hati, dekat (Di mata dan hati, terasa lebih dekat)
Di langkah pelangi, dekat (Di langkah pelangi, kita selalu dekat)
Sekarang dan nanti, dekat (Sekarang dan nanti, selalu dekat)

Selalu (Du-du-du-du-du, du-du-du-du-du-du)
Selalu (Du-du-du-du-du, du-du-du-du-du-du)
Selalu (Du-du-du-du-du, du-du-du-du-du-du)
Di mata dan hati (Du-du-du-du-du, du-du-du-du-du-du)
Selalu (Du-du-du-du-du, du-du-du-du-du-du)


You May Also Like
Payung Teduh - "Angin Pujaan Hujan" Datang dari mimpi semalam Bulan bundar Bermandikan sejuta cahaya Di langit yang merah Ranum seperti anggur Wajahmu membuai mimpiku Sang pujaan tak juga datang Angin berhembus bercabang Rinduku...
FourTwnty - "Kita Pasti Tua" Ini cerita ketika tulang mulai menua Masih mungkin ada hasrat yang menggebu-gebu Berkumpul dan bernyanyi seperti dulu Wajah tampanku keriput dan badanku membungkuk Rasa ingin tak percaya kini ku...
Petra Sihombing - "Istimewa" Hanya dia yang mengerti aku Cuma dia yang bisa luluhkan hatiku oooh Hanya dia yang manjakan aku Cuma dia kan ada di dalam hatiku oooh Lagu ini ku nyanyikan untuknya Bukan hanya sekedar lagu...
Sal Priadi - "Kita Usahakan Rumah Itu" Kita usahakan rumah itu Dari depan akan tampak sederhana Tapi kebunnya luas, tanamannya mewah, megah Kita usahakan rumah itu Dari depan akan tampak sederhana Tapi dibuat kuat, dirancang muat, lega...
Keisya Levronka - "Jadi Kekasihku Saja" Tiba-tiba aku jatuh cinta Diam-diam kau pun juga cinta Kita berdua belum punya kekasih Saling mendekati Perasaan tak bisa berdusta Bahagia terasa sempurna Kita berdua belum punya kekasih Tunggu apa...