Lirik lagu "Tunggulah Sebentar"
"Tunggulah Sebentar"
Menetaplah, tolong hidup lebih lama
Kubayar semua lelahmu yang bosan menunggu
Sabarlah, tolong bertahan lebih lama
'Kan kubawa kau ke tempat makan favoritku
Aku pergi sebentar
Jaga dirimu, sayang
Tunggu sajalah yang tenang
Tunggu, kelak ku 'kan pulang
Jadi rumah yang ternyaman
Sabarlah, tolong bertahan lebih lama
'Kan kubawa kau ke tempat makan favoritku
Aku pergi sebentar
Jaga dirimu, sayang
Tunggu sajalah yang tenang
Tunggu, kelak ku 'kan pulang
Bersabarlah sebentar
Jaga dirimu, sayang
Tunggu sajalah yang tenang
Tunggu, kelak ku 'kan pulang
Jadi rumah yang ternyaman
Takkan lama ku berkelana
'Kan kujaga kau dalam doa
Aku pergi sebentar
Jaga dirimu, sayang
Tunggu sajalah yang tenang
Tunggu, kelak ku 'kan pulang
Bersabarlah sebentar
Jaga dirimu, sayang
Tunggu sajalah yang tenang
Tunggu, kelak ku 'kan pulang
Jadi rumah yang ternyaman
Writer(s): Nidewi Aruman
- AZLyrics
- A
- Aruma Lyrics
You May Also Like
Juicy Luicy - "Tanggung Jawab" Siapa dia tersenyum di belakang
Kekasihmu kah atau sekedar teman
Apakah ini alasan kau menghilang
Sudah bahagia lalu ku kau tinggalkan
Masih ingatkah saat kau menangis dan mengadu
Sudah lupakah saat...
Nadin Amizah - "Nadin Amizah" Gadis kecilku
Lihat kamu
Banyak mimpimu
Sudah terwujud
Kedua tanganmu
Yang penuh lepuh
Kau dekap erat
Abu yang jatuh
Sepertinya ku ingin terus mencoba
Kemarin malam akhirnya tangisnya reda
Dan...
Raim Laode - "Salah" Telah kulewati
Suka dan duka bersamamu
Berdua mengarungi
Lautan luka bersama
Di dalam perjalanan
Kutemukan duri di depan
Tetapi manusia
Belajar dari sejarah
Kau harus tahu, cinta sejati
Tak pernah...
Panji Sakti - "Inti Lambung (Demo Version)" Lelaki itu menghampiri aku
Melapangkan dadaku
Dia merobek perutku
Berbisik di inti lambungku, uh-uh
Membuncahlah seisi diriku
Gelaplah semesta, hitamlah semua
Itu aku...
Semua aku...
Lagi-lagi aku,...
Hindia - "Belum Tidur" Semua yang sirna 'kan kembali
Semua yang sirna' kan terganti
Dan ku bertanya, untuk apa?
Angan yang belum dijawab juga
Amin paling serius (Detik jam)
Simpul jari yang erat (Sang gerilyawan)
Doa...