Lirik lagu "Komodifikasi"

"Komodifikasi"

Sampai kita pada akhirnya
Penemuan paling mulia
Ciptakan kebutuhan yang tak ada
Menjual cerita konflik manusia

Sampai kita pada akhirnya
Penemuan paling mulia
Ciptakan kebutuhan yang tak ada
Menjual cerita konflik manusia

Jauh umat telah berpikir
Jauh kita telah melangkah
Menciptakan piramida di padang pasir
Dulu berserah, sekarang disembah

Sampailah kita pada akhirnya
Melahirkan emas dari ketiadaan
Antar sampai atas
Cari siapa yang pantas bicara wakili semua
Wakili kita

Selamat datang di tingkat tertinggi
Menanjak, arak-arak, ikuti
Kalau kurang ya tinggal tuang lagi
Dikuras habis kau sampai mati

Membeli legenda
Tentang keluarga dan rumah luasnya
Tentang ketaatannya beragama
Terkadang tentang bisnis bajunya

Percintaan dan pernikahannya
Semua yang disiarkan ke dunia

Di titik ini kita peduli
Obsesi yang dipupuk setiap hari
Semua kesalahan masa lalu
Semua perkataan yang berlalu

Bung dan nona terbaik bangsa
Semua kita bayar di muka
Di titik ini kita peduli
Tentang konflik dan klarifikasi

Selamat datang di tingkat tertinggi
Menanjak, arak-arak, ikuti
Kalau kurang ya tinggal tuang lagi
Dikuras habis kau sampai mati

Sempat ku berharap dari hati
Agar diriku suatu hari nanti
Buka baju, komodifikasi
Bisa menjual mulut sendiri

Sampai kita pada akhirnya
Penemuan paling mulia
Ciptakan kebutuhan yang tak ada
Menjual cerita konflik manusia

Sampai kita pada akhirnya
Penemuan paling mulia
Ciptakan kebutuhan yang tak ada
Menjual cerita konflik manusia

Sampai kita pada akhirnya
Penemuan paling mulia
Ciptakan kebutuhan yang tak ada
Menjual cerita konflik manusia


Writer(s): Adnan Satyanugraha Putra, Adrianus Aristo Haryo, Daniel Baskara Putra, Dicky Renanda Putra, Wisnu Ikhsantama
You May Also Like
Sal Priadi - "Jangan Bertengkar Lagi Ya? OK? OK!" Menarilah sebentar di tiap mataku memejam Agar ingatanku tentangmu membaik Karena di dalam kepalaku isinya hanya kepalmu saja Dan sumpahmu mengutuk yang jahat Sudah, jangan bertengkar lagi Ini...
Barasuara - "Bahas Bahasa" O! Itu tak kau lihat tak kau ragu Peluh dan peluru hujam memburu Bahasamu bahas bahasanya Lihat kau bicara dengan siapa Lidah kian berlari tanpa henti Tanpa disadari tak ada arti Bahasamu bahas...
Pamungkas - "Monolog" Gelap di dalam tanya Menyembunyikan rahasianya Letih kehabisan kata Dan kita pada akhirnya diam Bunga dibulan sepi Jatuh terdampar, tersasar Alasan masih bersama bukan karena terlanjur lama Tapi...
Ardhito Pramono - "Happy" Let the past be in memory 'Cause we're not living fantasy I'll be your main man But I don't know about you Every time you close your eyes Be compromised that I'll be around Do you spend most of your...
Tulus - "Adaptasi" Berdiam di dalam rumah ini denganmu Dari malam hingga malam lagi Terkungkung langkah ragu tak ke mana-mana Dari Rabu hingga Rabu lagi Semakin banyak waktu tuk bicara Semakin kupaham harapmu apa...