Lirik lagu "Konsekuens"

"Konsekuens"

Inikah kehidupan yang kau mau?
Apakah ini cerita yang kau mau?
Inilah dunia yang kau wariskan
Sesuatu yang sempat kau banggakan
Bacalah petaka yang kau tuliskan

Burukmu terpampang terang-terangan
Di udara dosamu lengkap tercatatkan
Borok jagat maya terabadikan
Darah di tanganmu dalam ingatan

Amanah
Bertulah
Berbuat maka kau harus terima
Berbuat maka kau siap derita

Mulutmu bersumpah ugal-ugalan
Jauhkan nama dari kecelakaan
Saat ditunjuk nanti kau salahkan kami
Jika takut hangus jangan kau main api

Mulutku menyerang asal-asalan
Seakan aku siap jadi panutan
Saat ditunjuk nanti ku mengelak lagi
Aku takut hangus tapi ku main api

Amanah
Bertulah
Berbuat maka kau harus terima
Berbuat maka kau siap derita

Kullu nafsin bimaa kasabat rahiinah
Kullu nafsin bimaa kasabat rahiinah
Kullu nafsin bimaa kasabat rahiinah
Kullu nafsin bimaa kasabat rahiinah

Amanah
Bertulah

Aku membangun dan aku menghancurkan
Aku membangun dan aku menghancurkan
Aku membangun dan aku menghancurkan
Aku membangun dan aku menghancurkan


Writer(s): Adnan Satyanugraha Putra, Fadli Fikriawan Wibowo, Dicky Renanda Putra, Baskara Putra
You May Also Like
Jason Ranti - "Stephanie Anak Senie" Stephanie coba jadi artis begitu banyak cat di tubuhnya Satu di rambut, satu di kuku, satu di alis, satu di betis, yang lain di punggung Ia seperti pameran berjalan Stephanie resah hobinya, resah...
Barasuara - "Sendu Melagu" Semua yang kau rindu Semua menjadi abu Langkah mu tak berkawan Kau telah sia-siakan Waktu yang kau tau Waktu yang berlalu Ingatmu kau merayu Ingatnya kau berlalu Sendu melagu Sendu melagu Sendu...
Dewa - "Pangeran Cinta" Detik-detik berganti dengan detik Menit pun silih berganti Hari-hari pun terus berganti Bulan-bulan juga terus berganti Jaman-jaman pun terus berubah Hidup ini juga pasti mati Semua ini pasti akan...
Iwan Fals - "Surat Buat Wakil Rakyat" Untukmu yang duduk sambil diskusi Untukmu yang biasa bersafari Disana di gedung DPR Wakil rakyat kumpulan orang hebat Bukan kumpulan teman teman dekat Apalagi sanak famili Dihati dan lidahmu kami...
Sal Priadi - "Mesra-Mesraannya Kecil-Kecilan Dulu" Ba, sementara Kita mesra-mesraannya Kecil-kecilan dulu ya Tunggu sampai semua mereda Kan kukenalkan Penampilan hujan di tempat lain Pemandangan bagus di tempat yang jauh Bukan yang di dekat rumah...