Lirik lagu "Tiffa"
"Tiffa"
Bayangan tentangmu membayangiku berkelebat menari di kepala
Perasaan yang tidak kunjung padam meski terus saja kau menampikku
Ku mungkin tak bisa beri dunia atau berpuisi bagai pujangga
Tapi sampai habis nafasku ini takkan kubiarkan kau terluka
Tiffa, di sini kutunggu hatimu luluh
Tiffa, meski terkadang sungguh menyakitkan
Tiffa, tak dapatkah kau lihat kau berarti untukku, untukku
Maafkan aku atas masa lalu terlalu bodoh untuk menghargaimu
Kau hal terindah yang pernah kudapat meski kusadar kau bukan milikku
Tiffa, di sini kutunggu hatimu luluh
Tiffa, meski terkadang sungguh menyakitkan
Tiffa, tak dapatkah kau lihat kau berarti untukku, untukku
Bila rasaku salah mengapa sangat indah
Kau yang mengutuhkan diriku
Takkan aku memaksa kau merasakan sama
Namun biarkan ku berharap
Tiffa, di sini kutunggu hatimu luluh
Tiffa, meski terkadang sungguh menyakitkan
Tiffa, tak dapatkah kau lihat kau berarti untukku, untukku
Writer(s): Fiersa Besari
- AZLyrics
- F
- Fiersa Besari Lyrics
album:
"Tempat Aku Pulang" (2014)
You May Also Like
Idgitaf - "Hal Indah Butuh Waktu Untuk Datang" Hampir menginjak tiga tahun hati ini tak kunjung
Ada yang bermuara
Bukan artinya kau tak laku dan tidak pantas
Mencicipi cinta
Seribu cara buat dirimu terlihat mempesona
Tapi kau menderita karena itu...
Adera - "Dengarkan Hatiku" Kasih dengarkanlah aku
Kini hatiku yang berbicara
Resah yang ada di jiwaku
Ingin ku lalui bersamamu
Karena ku yakin cintaku
Hanya tercipta untukmu
Takkan pernah sirna
Hingga akhir waktu
Sejujurnya...
Maudy Ayunda - "Sekali Lagi" Oh, yeah
Ku lihat awan membentuk wajahmu
Seakan dunia pun t'lah setuju
Bodohnya ku paksakan kau menjauh
Padahal jelas hanya kau yang ku mau
Mungkinkah, kau rasakan yang sama?
Kau ingin coba, sekali...
Budi Doremi - "Tolong" Kurasa 'ku sedang jatuh cinta
Karena rasanya ini berbeda
Oh, apakah ini memang cinta?
Selalu berbeda saat menatapnya
Mengapa aku begini?
Hilang berani dekat denganmu
Ingin 'ku memilikimu
Tapi aku...
FourTwnty - "Fana Merah Jambu" Di depan teras rumah
Fana merah jambu, ku berdua
Momen-momen tak palsu
Air tuhan turun, aromamu
Tersalurkan aliran syaraf buntu
Martin tua media pembuka
Berdansa sore hariku
Sejiwa alam dan...