Lirik lagu "Tarian Pembantai"

"Tarian Pembantai"

Kau berlaku sama tepat setelah
Melihatku redup redam dan tak betnyawa

Tenangmu menyiksaku, gerak tanganmu, langkah kakimu
Seperti tarian tenang mencekam diatas jasadku

Kembali kuingat dingin yang mengikat
Ketika terdengar tawamu dibalik sana
Seakan benar riang yang mencekam
Adalah caramu untuk bunuhku perlahan
Membunuhku perlahan

Kau tetap sempurna
Rencana yang matang
Perlahan menunjukkan kau yang sebenarnya

Tenangmu menyiksaku, gerak tanganmu, langkah kakimu
Seperti tarian tenang mencekam diatas jasadku

Kembali kuingat dingin yang mengikat
Ketika terdengar tawamu dibalik sana
Seakan benar riang yang mencekam
Adalah caramu untuk bunuhku perlahan
Membunuhku perlahan

Mungkin bagimu lelah hati yang kurasakan hanyalah awan kecil
Lalu kau pinta jiwaku menjamu tarian siasatmu

Mungkin bagimu lelah hati yang kurasakan hanyalah awan kecil
Lalu kau pinta jiwaku menjamu tarian siasatmu

Kembali kuingat dingin yang mengikat
Ketika terdengar tawamu dibalik sana
Seakan benar riang yang mencekam
Adalah caramu untuk bunuhku perlahan
Membunuhku perlahan

Kembali kuingat
Seakan benar


album: "Dunia Tetap Berputar Meskipun Aku Tertidur" (2024)
Figura Renata - Dunia Tetap Berputar Meskipun Aku Tertidur album cover
You May Also Like
Senja - "Bukan Jalan Kita" Buatku merasakan semua tak percuma Cobalah kau ungkapkan apa yang terjadi Dalamnya penyesalan bukan sebuah jawaban Coba buatku mengerti Biarkan waktu menjawab semua Arti hadirmu di dalam hidupku...
Pendarra - "Terbit" Lilin kecil meremang, sekejap padam Dunia menggigil dingin, awan pekat Harapan tertumpu tangan yang berserah Dengan sungkan meminta secercah terang Secercah terang Terang Sudikah kau bersinar,...
Idgitaf - "Hal Indah Butuh Waktu Untuk Datang" Hampir menginjak tiga tahun hati ini tak kunjung Ada yang bermuara Bukan artinya kau tak laku dan tidak pantas Mencicipi cinta Seribu cara buat dirimu terlihat mempesona Tapi kau menderita karena itu...
Nadin Amizah - "hormat kepada angin" Hormat kepada angin Datang membawa musim Dingin lalu diambil Ia pergi Timur meniup bisu Bahwa aku tak mampu Buat lagi kau senyum Kau menjauh Angin dengarkanlah Jangan bawa ia Berbaik hatilah Biar...
Soegi Bornean - "Aguna" Setiap lisannya mengandung tresna Bagai mantra berwujud asih Telapak jiwanya bijaksana Semua yang ranum diubahnya Baik... Baik... Tak mengubah sehelai pasti Aamin Pantas diri, Aguna Mendayung...