Lirik lagu "Perayaan Patah Hati"

"Perayaan Patah Hati"
(feat. Wira Nagara)

Telah meranggas sekujur badan setelah kau tinggalkan tak tersisa
Ditelantarkannya mimpi dan rencana ke sepanjang jalan yang tak dilalui lagi berdua
Dengan sesal yang masih menghias pusara

Pemakaman jiwa yang pernah kau hidupkan
Sekumpulan kecewa dari hal-hal yang kita janjikan musnah
Terukir dalam batin yang mengais hadir
Terkunci dalam darah yang mengalir getir meletus

Menjadi perayaan dalam kelam yang bersulang
Meluap dalam keranda penuh belati yang menancap tulang
Remuk tak ada lagi yang bisa dicerna dari hari-hari tanpa renjana

Terbit sang fajar pun tak ubahnya kekacauan yang menyilaukan
Gemerlap yang sama sekali tak kuinginkan
Menggelapkan sadar yang tersisa dari segala yang bisa disaksikan mata
Namun apa daya katamu aku bukan lagi cahaya
Aku bukan lagi alasanmu menapaki dunia
Kau pergi dalam sesak penuh tanya sebelum aku bisa menawarkan manis untuk setiap lara yang kau derita

Simpuh tak berhenti aku meminta untuk kembali kau beri rasa
Doa-doa telah meracau menunggu ampunan dosa yang justru membuatmu kian jauh
Tak tersentuh, luruh, menyisakan separuh
Dengan jantung yang kehilangan darah menuju pembuluh

Mengucur sebagai penanda jalan untuk kau kembali
Menjadi irama yang selama ini menghidupi denyut nadi
Telak menusuk dan mengoyak
Menjadi kuasa di kehampaan yang tak terendus bahagia
Dengan batin bersikukuh kelak engkau akan luluh

Maka sebelum akhirnya segala tentangku hanya bisa kau kenang sebatas nama
Ingat lagi singgasana yang pernah kau tempati
Sebagai permaisuri di istana yang kita bangun selama ratusan hari
Datanglah walau merupa duri yang menambah darah
Walau menjelma buih yang mengorek nanah
Kau akan tetap aku sambut dengan perayaan paling meriah

Dengarkanlah pesan lara yang kunyanyikan dalam keheningan
Berharap sampai ke sana

Takkan lelah menanti menunggu datang hari
Kita bersua lagi merayakan patah hati
Takkan lelah menanti menunggu datang hari
Kita bersua lagi merayakan patah hati


Writer(s): Ari Pribadi, Moch Boniex Nurwega, Wira Nagara, Cikhal Nurzaman, Boniex Noer, Prass Goldinantara, Archims Pribadi, Izha Muhammad, Muhamad Mirza
album: "Perayaan Patah Hati - Babak 1" (2022)
For Revenge - Perayaan Patah Hati - Babak 1 album cover
Gemaung
(Instrumental)
Bersambung
(Instrumental)
You May Also Like
Andmesh - "Senyumlah" Bila banyak masalah hidupmu Kuharap dirimu tak usah mengeluh Percaya dan yakinkan dirimu Kau bisa mengubah keluh jadi senyum Tak ada satupun manusia Yang tak pernah disinggahi masalah Mungkin inilah...
Banda Neira - "Sampai Jadi Debu (Menampilkan Gardika Gigih)" Badai Tuan telah berlalu Salahkah ku menuntut mesra? Tiap pagi menjelang Kau di sampingku Ku aman ada bersamamu Selamanya Sampai kita tua Sampai jadi debu Ku di liang yang satu Ku di sebelahmu...
Tiara Andini - "Merasa Indah" Kemarin engkau, nyatakan hati Tapi terlambat Katamu tak bisa... Cinta ini takkan berbalas Sayang kupastikan melayang Pedih ku saat merasa indah Semua hilang dan usai Bila cinta ini tak nyata Jangan...
Yuji & Putri Dahlia - "Old Love" When you were here, the stars disappear Nothing can outshine the dress that you wear We should be dancing 'cause girl you look stunning Let's spend the night together 'till reach the morning Up and...
Afgan - "Ku Dengannya Kau Dengan Dia" Awalnya ku tak bermaksud apapun Saat ku kenal dirimu Kita hanya saling bercerita tentang Ku dengannya kau dengan dia Mengapa Tuhan pertemukan Kita yang tak mungkin menyatu Aku yang tlah terikat...