Lirik lagu "Iya... Sebentar"

"Iya... Sebentar"

[Adnan intro]

Ayah pertanyakan keputusanku kontrak rumah
Seakan harga tanah semurah saat Ia belia
Bunda pertanyakan keputusanku tak menikah
Seakan biaya pendidikan semurah dahulu kala

Awan mempertanyakan minimku berolahraga
Sedikit lagi kiamat, sehatku tidak berguna
Lalu kau pertanyakan apiku kini memudar
Iya... sebentar ku perlu waktu untuk berbinar

Masih bisa kau haha-hihi di tengah pusara?
Dunia sisa lara, aku makan yang seadanya
Bulatkan hatiku sepenuhnya ikhlas berkarya
Masih saja iri diri dengan yang lebih ada

Iya... sebentar, beri aku waktu 'tuk mencerna
Nasib yang sial, aku tak minta 'tuk dilahirkan'
Aku mual, perlahan semua menjadi banal
Aku menyerah melihat kotaku disfungsional

Iya... sebentar, beri aku waktu 'tuk berdiam
Dalam ketidakberdayaan melawan negara
Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma

Iya... sebentar, beri aku waktu 'tuk berdiam
Dalam ketidakberdayaan melawan negara
Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma

Iya... sebentar, beri aku waktu 'tuk berdiam
Dalam ketidakberdayaan melawan negara
Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma


Writer(s): Kareem Soenharjo, Daniel Baskara Putra, Adnan Satyanugraha
You May Also Like
FourTwnty - "Mangu" Suatu malam adam bercerita Hawanya tak lagi di jalur yang sama Bacaan dan doa yang mulai berbeda Ego dan air mata kita bicara Gila tak masuk logika Termangu hatiku Kau menggenggam Kumenadahnya...
Raim Laode - "Komang" Dari kejauhan tergambar cerita tentang kita Terpisah jarak dan waktu Ingin kuungkapkan rindu lewat kata indah Tak cukup untuk dirimu Sebab kau terlalu indah dari sekedar kata Dunia berhenti sejenak...
FUR - "If You Know That I'm Lonely" Close my eyes and I feel like I'm not even in my life And I never wanna leave As I see myself running out of time Mistake after mistake, it's safer if I distance myself If there's a way for me to not...
HIVI! - "Remaja" Kita remaja yang sedang dimabuk asmara Mengikat janji bersama selamanya Hati telah terikat, sepasang mata memikat Melambungkan asmara yang selalu meminta Mengulur senja menanti datang Sang pemilik...
Sal Priadi - "Irama Laot Teduh" Apa kau sudah siap? Kapal ini kan laju Aku jadi kaptennya, kupegang kendalinya Kau perhatikan petanya Kalau ada yang goyah Tanyakan kepadaku Mudah-mudahan aku selalu cukup tahu Tapi kalau tidak...