Lirik lagu "Tenang Saja (Ini Hanya Fase)"

"Tenang Saja (Ini Hanya Fase)"

Kenyataan
Tak melulu akan sesuai harapan
Penyesalan
Bisa jadi datangnya belakangan

Tak perlu mencari
Pembenaran diri
Gagal kali ini
Bukan akhir dari semua ini

Tenang saja, ini hanya fase
Tenang saja, ini hanya fase
Jika nanti bisa sedih tapi bisa bahagia lagi

Kelak nanti akan berpihak padamu lagi
Hari baik kan menghampirimu kembali
Tinggal kau
Pandai-pandailah

Tenang saja, ini hanya fase
Tenang saja, ini hanya fase
Jika nanti bisa sedih tapi bisa bahagia lagi

(Tenang saja, ini hanya fase)
(Habis gelap terbitlah terang)
(Tenang saja, ini hanya fase)
(Habis gelap terbitlah terang)
Yang perlu disesuaikan hanya ekspektasi
Tak perlu dibawa hati, juga akan engkau lalui

Tenang saja, ini hanya fase
Tenang saja, ini hanya fase
Tenang saja, ini hanya fase
Tenang saja, kau banyak kecewa
Dari apa yang terjadi dahulu kala
Jika kau tak temukan apa yang engkau cari
Dengar saja lagu ini, nanti bisa bahagia lagi


Writer(s): Brigita Meliala, Enrico Octaviano
You May Also Like
Ghea Indrawari - "Apa Itu Konsep Bahagia?" Tak bisakah ku dapat ketenangan Di dunia yang berisik ini? Menjadi apa yang aku mau Tanpa dicaci Jika kupenuhi semua maumu Pedulikah kau dengan hatiku? Apa itu konsep bahagia? Jika begini Sudahlah,...
Amigdala - "Tuhan Sebut Sia-Sia" Aku, dingin Dan kau makin semarak menuang cuka di atas luka Aku mendakimu jauh sampai patah kaki Sedang kau mati suri berdendang sendiri Aku mendakimu jauh sampai patah kaki Sedang kau mati suri...
Raim Laode - "Pergilah Kasih" Tak pernah kusangka ini terjadi Kisah cinta yang suci ini Kau tinggalkan begitu saja Sekian lamanya kita berdua Tak kusangka begitu cepat berlalu 'Tuk mencari kesombongan diri Lupa s'gala yang...
Bernadya - "Apa Mungkin" Arungi malam Terjaga kala semua telah terbenam Berkaca, bertanya Apa ku buat salah? Kalaupun iya, apa? Apakah sebesar itu hingga Kau pergi tanpa aba-aba? Bahkan tanpa alasan Hingga aku harus...
Yura Yunita - "Tutur Batin" Bagaimanakah kabar diriku baik, baik saja Sedikit 'ku takjub namun nyatanya sudah kuduga Kau yang ke sana kemari, kau anggap aku tak cukup Semua kesempatan dan langkahku coba kau tutup Tutur batinku...