Lirik lagu "Nak"
"Nak"
Nak dengarlah bicara bapakmu
Yang kenyang akan hidup terang dan redup
Letakkan dahulu mainan itu
Duduk dekat bapak, sabar mendengar
Kau anak harapanku yang lahir di zaman gersang
Segala sesuatu ada harga karena uang
(Ya, ya, ya, ya)
Kau anak dambaanku yang besar di kancah perang
Kau harus kuat, yakin pasti menang
Sekolahlah biasa saja
Jangan pintar-pintar, percuma
Latihlah bibirmu agar pandai berkicau
Sebab mereka sangat perlu kicau yang merdu
Sekolah buatmu hanya perlu untuk titel
Peduli titel didapat atau titel mukjizat
(Ya, ya, ya, ya)
Sekolah buatmu hanya perlu untuk gengsi
Agar mudah bergaul tentu banyak relasi
Jadi penjilat yang paling tepat
Karirmu cepat, uang tentu dapat
Jadilah Durno, jangan jadi Bimo
Sebab seorang tenang punya lidah sejuta
Hidup sudah susah jangan dibikin susah
Cari saja senang ,walau banyak hutang
Munafik sedikit, jangan terlalu jujur
Sebab orang jujur hanya ada di komik
Pilihlah jalan yang mulus tak banyak batu
Sebab batu batu bikin jalanmu terhambat
(Ya, ya, ya, ya)
Pilihlah jalan yang bagus tak ada paku
Sebab paku itu sadis apalagi yang berkarat
Jadilah kancil, jangan buaya
Sebab seekor kancil sadar akan bahaya
Jadilah bandit berkedok jagoan
Agar semua sangka engkau seorang pahlawan
Jadilah bunglon, jangan sapi
Sebab seekor bunglon pandai baca situasi
Jadilah karet, jangan besi
Sebab yang namanya karet paham kondisi
Anakku aku nyanyikan lagu
Waktu ayah tak tahan lagi menahan
Modar
Writer(s): Virgiawan Listanto
- AZLyrics
- I
- Iwan Fals Lyrics
You May Also Like
Dewa - "Arjuna" Sudah kudaki gunung tertinggi
Hanya untuk mencari dimana dirimu
Sudah kujelajahi isi bumi
Hanya untuk dapat hidup bersamamu
Sudah kuarungi laut samudera
Hanya untuk mencari tempat berlabuhmu
Tapi...
Padi - "Begitu Indah" Bila cinta menggugah rasa
Begitu indah mengukir hatiku
Menyentuh jiwaku
Hapuskan semua gelisah
Duhai cintaku duhai pujaanku
Datang padaku tetap di sampingku
Kuingin hidupku
Selalu dalam peluknya...
Andra And The BackBone - "Mimpi Burukku" Sudah, berakhir sudah
Harapanku tuk memiliki hatimu
Hancur semua anganku
Semua khayalanku dirimu diriku menjadi satu
Taukah kamu
Bahwa diriku, terlanjur jatuh
Dalam cintamu, hingga dirimu
Bunuh...
Ardhito Pramono - "Wijayakusuma" Laju senja
Pasrah gelap tiba
Tertunduk, termenung
Terkulai, terlunta
Cemas akan guna
Musnah asa
Hampa relung sukma
Hempasan badai
Dari seb'rang sana
Hanyutkan
'Ku untuk terbiasa sama
Tiada puja...
FourTwnty - "Fana Merah Jambu" Di depan teras rumah
Fana merah jambu, ku berdua
Momen-momen tak palsu
Air tuhan turun, aromamu
Tersalurkan aliran syaraf buntu
Martin tua media pembuka
Berdansa sore hariku
Sejiwa alam dan...