Lirik lagu "Pun"
"Pun"
Aku adalah kesadaran yang berkelindan dengan kesadaran-kesadaran yang lain
Beresonansi menciptakan gelombang-gelombang yang menghidupkan hidup
Aku adalah masa sekarang
Yang membiarkan masa lalu mengkristal menjadi sekarung ingatan
Dan merindu masa yang akan datang dengan sejuta misterinya
Aku adalah engkau, yang terduduk dalam segala penantian, yang riuh dalam sunyi, yang sendiri di keramaian
Aku adalah yang kau butuhkan, seperti aku membutuhkanmu
Dan menjadi esa, menahbiskan bahwa ke-Akuan sejatinya adalah jamak yang tunggal
Aku adalah kau yang dilumat waktu yang bergerak lurus ke depan
Waktu yang tak mengenal apa dan siapa
Yang lambat maka ia tertinggal
Yang bergegas maka ia berpaut
Namun, tak penting apakah aku tertinggal atau berpaut
Yang terpenting ialah kita yang senantiasa memaknai
Setiap derap langkah waktu yang teratur melintas menuju khitahnya
Aku adalah kau yang sejatinya tunduk pada harmoni
Mengakui bahwa perbedaan adalah sebuah keindahan yang luhur
Aku adalah kau yang merupakan satu dari jutaan benih lainnya
Yang disemai di hamparan semesta raya
Tumbuh menjadi wakil-wakil keagungan Illahi
Yang mengasihi dan menyayangi
Aku adalah kau
Yang mula dengan lahir
Yang usai dengan mati
Kau, pun aku
Writer(s): Virgiawan Listanto, Lafa Pratomo
- AZLyrics
- I
- Iwan Fals Lyrics
You May Also Like
Slank - "Terbunuh Sepi" Gerimis
Di tengah malam
Di tempat sedingin ini aku sendiri
Dan tak ada tempat mengadu
Dan bibir untuk kukecup
Sepi membunuhku
Ku terlepas
Tak terkendali
Dan aku tenggelam semakin dalam
Oh tak ada...
Isyana Sarasvati - "IL SOGNO" Question every second when I'm dreaming
I feel it, alive
IL Sogno
Climbing to the top of Himalaya
I need to survive!
All of the scenes they keep on playing
Running around in never ending motion
Is...
Anggun - "Takut" Terkadang aku pun berkhayal
Rasanya ingin punya pacar
Sebagai pengikat rasa rindu
Dan tempat aku mengadu
'Pabila hati tak menentu
Dan ketika aku jumpa dia
Dia yang jatuh hati padaku
Kucoba berdua...
Ebiet G. Ade & Adera - "Untuk Kita Renungkan" Kita mesti telanjang
Dan benar-benar bersih
Suci lahir dan di dalam batin
Tengoklah ke dalam
Sebelum bicara
Singkirkan debu yang masih melekat
Hmmm…Singkirkan debu yang masih melekat
Anugrah dan...
Mocca - "Semoga" Seperti biasa kita duduk di sini
Seperti biasa kita sambut mentari
Seperti hari yang lalu
Menyambut pagi ini
Seperti biasa kita bertukar senyum
Seperti biasa kita siap bertarung
Seperti hari yang...