Lirik lagu "Seventeen"

"Seventeen"

Di tempat kulahir dan dibesarkan
Di kota yang dekat laut ini
Setelah sekian lama aku pulang
Sudah ada shopping mall berdiri

Waktu itu selalu seperti tongkat sihir
Walaupun telah mengubah pemandangan
Suara ombak dan aroma gelombang
Masih sama seperti dulu
Seventeen

Sekarang juga kamu yang teristimewa
Ada di pojok kanan buku tahunan kita
Sungguh memang kamu yang teristimewa
Berapakali kubuka untuk memastikannya

Rumahmu yang dulu toko minuman
Sekarang menjadi minimarket
Saatku intip ke balik jendela
Kamu berdiri di kasir counter

Cita-citamu menjadi seorang hair stylist
Waktu itu kamu pernah bercerita
Walau tak seperti yang kamu bayangkan
Kamu terlihat bahagia
Aku jadi lega

Kudengar kalau kamu sudah menikah
Aku terlambat bilang suka kepadamu
Kudengar kamu pun sekarang punya anak
Tak sanggup memanggilmu
Farewell masa mudaku

Sekarang juga kamu yang teristimewa
Ada di pojok kanan buku tahunan kita
Sungguh memang kamu yang teristimewa
Berapakali kubuka untuk memastikannya
Sekarang juga kamu yang teristimewa
Berkilau dengan terang di dalam kenangan
Sungguh memang kamu yang teristimewa
Seperti ini selamanya
Cintaku yang pertama


Writer(s): Yasushi Akimoto, Koota Ogawa
You May Also Like
Sheila On 7 - "Sebuah Kisah Klasik" Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali Kita berbincang tentang memori di masa itu Peluk tubuhku usapkan juga air mataku Kita terharu seakan tidak bertemu lagi Bersenang-senanglah Kar'na...
Hindia - "Masalah Masa Depan" Ku tak cukup pintar tuk bicarakan uang Ku tak cukup peka tuk bicarakan alam Tak cukup bijak tuk bicarakan orang Pikiranku bertandang, jauh dari sekarang Yang ku tahu besok hancur berantakan Seperti...
Nadin Amizah - "Taruh" Aku sudah tau dari awal Mencintai bukan perkara kebal Jauh dari kata mudah dan asal Kupelajari sedari kecil Berteriak di atas tenggorokkan Hujan serapah dan makian Hancur lebih mudah dari bertahan...
Budi Doremi - "Tolong" Kurasa 'ku sedang jatuh cinta Karena rasanya ini berbeda Oh, apakah ini memang cinta? Selalu berbeda saat menatapnya Mengapa aku begini? Hilang berani dekat denganmu Ingin 'ku memilikimu Tapi aku...
Dewa - "Roman Picisan" Tatap matamu bagai busur panah Yang kau lepaskan ke jantung hatiku Meski kau simpan, cintamu masih Tetap nafasmu wangi hiasi suasana Saat ku kecup manis bibirmu Cintaku tak harus (Ooh) Miliki...