Lirik lagu "Mantra"
"Mantra"
(Ibu kota bukan hanya sebatas lokasi)
(Namun jauh lebih dari itu)
(Tentang masa)
(Tentang rasa)
(Tentang asa)
(Mulai dari momen yang membawa suka)
(Hingga momen yang membawa duka)
(Kami pun sama)
(Baik masa lalu kami)
(Maupun harapan-harapan kami)
(Semua banyak tersemayam di kota besar ini)
(Maka dari itu)
(Izinkan kami untuk ikut mencari peruntungan)
(Di kota yang penuh harapan ini)
(Ibu kota penuh cerita)
Impianmu yang membara
Bersemayam di benakmu
Dan menjadi mantra
Dan hanya di sini
Wadah pencarian
Tanah janji tuk wujudkan angan
Dan lihatlah sekitarmu
Sejuta serupa
Janganlah kau sirna
Karena permainan ibu kota
Perjalananmu mulai saat ini
Impianmu yang membara
Bersemayam di benakmu
Dan menjadi mantra
Akankah di sini
Akhir pencarian
Atau angan hanyalah khayalan
Oh lihatlah sekitarmu
Sejuta serupa
Layak yang t'lah sirna
Karena permainan ibu kota
Persimpangan terakhir angan ini
Sejuta harapan
Sejuta tangisan
Akan ku sampaikan
Akan ku nyanyikan
Sejuta harapan
Sejuta tangisan
Akan ku sampaikan
Akan ku nyanyikan
Pancarona
Writer(s): Ravi Rinaldy, Giri Virandi
- AZLyrics
- L
- The Lantis Lyrics
album:
"Pancarona" (2024)
You May Also Like
Sal Priadi - "Kultusan" Ku temukan
Jejak bibir kecilmu yang berkelana
Jauh ke lekuk
Lekuk leher yang bukan leherku
Kau berbohong
Yang mulia kau pendusta
Bergetar kau bersumpah di balik tangis yang menderu
Untuk lacurnya...
Hindia - "Membasuh" Selama ini
Kunanti
Yang kuberikan datang berbalik
Tak kunjung pulang
Apa pun yang terbilang
Di daftar pamrihku seorang
Telah kusadar hidup bukanlah
Perihal mengambil yang kau tebar
Sedikit air yang...
Payung Teduh - "Tidurlah" Akhirnya malam tiba juga
Malam yang kunantikan sejak awal
Malam yang menjawab akhir kita
Inikah akhir yang kita ciptakan
Dan pagi takkan terisi lagi
Lonceng bertingkah sebagaimana mestinya...
Chrisye - "Cintaku" 'Kan kujalin lagu
Bingkisan kalbuku
Bagi insan dunia
Yang mengagungkan cinta
Betapa nikmatnya
Dicumbu asmara
Bagai embun pagi
Yang menyentuh rerumputan
Cinta akan kuberikan bagi hatimu yang damai...
FourTwnty - "Segelas Berdua" Waktu itu aku bertamu
Menunggu dikursi kayu ibumu
Kembang lili tak tahu malu
Berada di genggam tangan kananku
Merayu bukan gayaku
Romansaku berbeda
Segelas berdua
Berwarna merah isi dan langitnya...