Lirik lagu "Mantra"

"Mantra"

(Ibu kota bukan hanya sebatas lokasi)
(Namun jauh lebih dari itu)
(Tentang masa)
(Tentang rasa)
(Tentang asa)
(Mulai dari momen yang membawa suka)
(Hingga momen yang membawa duka)
(Kami pun sama)
(Baik masa lalu kami)
(Maupun harapan-harapan kami)
(Semua banyak tersemayam di kota besar ini)
(Maka dari itu)
(Izinkan kami untuk ikut mencari peruntungan)
(Di kota yang penuh harapan ini)
(Ibu kota penuh cerita)

Impianmu yang membara
Bersemayam di benakmu
Dan menjadi mantra
Dan hanya di sini
Wadah pencarian
Tanah janji tuk wujudkan angan

Dan lihatlah sekitarmu
Sejuta serupa
Janganlah kau sirna
Karena permainan ibu kota
Perjalananmu mulai saat ini

Impianmu yang membara
Bersemayam di benakmu
Dan menjadi mantra
Akankah di sini
Akhir pencarian
Atau angan hanyalah khayalan

Oh lihatlah sekitarmu
Sejuta serupa
Layak yang t'lah sirna
Karena permainan ibu kota
Persimpangan terakhir angan ini

Sejuta harapan
Sejuta tangisan
Akan ku sampaikan
Akan ku nyanyikan

Sejuta harapan
Sejuta tangisan
Akan ku sampaikan
Akan ku nyanyikan
Pancarona


Writer(s): Ravi Rinaldy, Giri Virandi
You May Also Like
Sal Priadi - "Kultusan" Ku temukan Jejak bibir kecilmu yang berkelana Jauh ke lekuk Lekuk leher yang bukan leherku Kau berbohong Yang mulia kau pendusta Bergetar kau bersumpah di balik tangis yang menderu Untuk lacurnya...
Hindia - "Membasuh" Selama ini Kunanti Yang kuberikan datang berbalik Tak kunjung pulang Apa pun yang terbilang Di daftar pamrihku seorang Telah kusadar hidup bukanlah Perihal mengambil yang kau tebar Sedikit air yang...
Payung Teduh - "Tidurlah" Akhirnya malam tiba juga Malam yang kunantikan sejak awal Malam yang menjawab akhir kita Inikah akhir yang kita ciptakan Dan pagi takkan terisi lagi Lonceng bertingkah sebagaimana mestinya...
Chrisye - "Cintaku" 'Kan kujalin lagu Bingkisan kalbuku Bagi insan dunia Yang mengagungkan cinta Betapa nikmatnya Dicumbu asmara Bagai embun pagi Yang menyentuh rerumputan Cinta akan kuberikan bagi hatimu yang damai...
FourTwnty - "Segelas Berdua" Waktu itu aku bertamu Menunggu dikursi kayu ibumu Kembang lili tak tahu malu Berada di genggam tangan kananku Merayu bukan gayaku Romansaku berbeda Segelas berdua Berwarna merah isi dan langitnya...