Lirik lagu "Di Akhir Perang"

"Di Akhir Perang"

Perlahan akan
Kuajarkan cara
Menanam, menuai
Baik buruk di dunia

Kuwarnai tanganmu yang mati
Biar kau lihat dunia tak lagi menyakiti

Dan kubisikkan asal kau tahu bagaimana
Rasanya bahagia sepenuhnya sampai
Ku merasa lega, kau merasa lega
Ku sampai di sana

Perlahan telah
Kau ajarkan cara
Menerima rasa
Baik buruk yang ku punya

Kau panggil jahat yang menyelimuti
Sampai ku tahu dunia tak lagi menyakiti

Dan kubisikkan asal kau tahu bagaimana
Rasanya bahagia sepenuhnya sampai
Ku merasa lega, kau merasa lega
Ku sampai di sana

Perang telah usai
Perang telah usai
Aku bisa pulang
Kubaringkan panah
Dan berteriak, "Menang"

Dan kubisikkan asal kau tahu bagaimana
Rasanya bahagia sepenuhnya sampai
Ku merasa lega, kau merasa lega
Ku sampai di sana, kau sampai di sana
Ku sampai di sana, kau sampai di sana


Thanks to Finley de Gramont for correcting these lyrics.
Writer(s): Nadin Amizah, Lafa Pratomo
You May Also Like
Mocca - "On The Night Like This" On the night like this There's so many things I want to tell you On the night like this There's so many things I want to show you Cause when you're around I feel safe and warm When you're around I...
Sal Priadi - "Lewat Sudah Pukul Dua, Makin Banyak Bicara Kita" Lewat sudah pukul dua Makin banyak bicara kita Kau semakin merah Delima Lewat sudah pukul dua Merayakan tahun kesekian bersama Aku semakin mirip kau Sebaliknya Orang sepertimu dan varian macam aku...
Banda Neira - "Hujan Di Mimpi" Semesta bicara tanpa bersuara Semesta ia kadang buta aksara Sepi itu indah, percayalah Membisu itu anugerah Seperti hadirmu di kala gempa Jujur dan tanpa bersandiwara Teduhnya seperti hujan di...
Maliq & D'Essentials - "Pilihanku" Berjuta rasa-rasa yang tak mampu diungkapkan kata-kata Dengan beribu cara-cara kau selalu membuatku bahagia Kau adalah alasan dan jawaban atas semua pertanyaan Yang benar-benar kuinginkan hanyalah...
Hindia - "Cincin" Kau bermasalah jiwa Aku pun rada gila Jodoh akal-akalan neraka, kita bersama Kau langganan menangis Lakimu muntah-muntah Begitu terus sampai Iblis tobat dan sedekah Terkadang rasanya leher terbakar...