Lirik lagu "Satu-Satunya"

"Satu-Satunya"
(feat. Gita Savitri Devi)

Dalam kabut kelam, ku yang terluka
Melihatmu di sudut cerita
Hampir tak percaya, kau hadir dengan
Sederhana, hilangkan derita
Dan tawarkanku segala rasa
Menenangkan

Kau alunkan piano, rangkai nada
Ubah gelisah, lahirkan kedamaian
Selalu memberi bahkan tanpa kuminta
Kau satu-satunya

Sosokmu yang tenang, curi perhatian
Dan kukagumi kau dalam diam
Senyum dan pandangan kau tentang dunia
Kenalkan aku tentang rasa
Mencinta tanpa memperhitungkan
Apa-apa

Kau alunkan piano, rangkai nada
Ubah gelisah, lahirkan kedamaian
Selalu memberi bahkan tanpa kuminta
Kau satu-satunya

Kubangun batasku sendiri
Agar ku tak lagi tersakiti
Namun sabarmu melenyapkan, oh, kini
Kaulah arti dan tempatku pulang

Kau alunkan piano, rangkai nada
Ubah gelisah, lahirkan kedamaian
Selalu memberi bahkan tanpa kuminta
Kau satu-satunya
Ubah gelisah, lahirkan kedamaian
Selalu memberi bahkan tanpa kuminta
Kau satu-satunya


You May Also Like
Ziva Magnolya - "Sampai Kapan" Sadarkah dirimu Betapa hatiku Selalu mengeluh Situasi dan kondisi Tak Mungkin membentuk Jalinan yang utuh Haruskah selalu Sembunyi dan sembunyi Berpisah kita tak mampu Tapi menyatu juga tak mampu...
Sal Priadi - "Dalam Diam" Kepak iramanya di dada Diam menabuh raga Sudut kerling matamu Pancarkan terang cahaya Dalam diam sepenuhnya aku Merayakan memilikimu Bersemarak dekat dan penuh Semoga riuhnya bergemuruh di udara...
Devano - "Hari Paling Bahagia" Senada Tak sengaja baju kita sama warna Biru yang tak muda Serupa Yang kita sukai tak jauh berbeda Kita bagai satu jiwa Terlalu banyak sama di antara kita Tapi sayang tak bisa bersama Akankah ada...
Sezairi - "Restless Love" Midnight alone in my room Phone lights up I know it's you Just can't seem to keep my cool You're somewhere else Dreaming about the same sky Watching the stars we pass by Learning about all the signs...
Soegi Bornean - "Haribaan" Keras kepala delusi Meracau segala fantasi Yang pasti kan tersembunyi Di sebrang riuh jauh pergi saja Kelakuan merajam Sengaja ku Tersesat tuk Rindu pulang Berteduh di Haribaan Sengaja ku Tersesat...