Lirik lagu "Sandiwara Semu"

"Sandiwara Semu"

Layaknya permaisuri sang raja
Dia duduk bermahkota di singgasana
Bertaburkan kilau intan permata
Dan menyilaukan mata yang melihatnya

Semua terpesona padanya
Wajah nan jelita
Senyum manis ramah menggoda
Pada siapa saja

Ahhh...

Namun sayang semuanya tak nyata
Kau hanyalah fatamorgana
Tak seindah tampaknya
Dan kau buat orang tergila-gila
Memuja lalu terpedaya
Tertipu sandiwara semu

Mudahnya kau mainkan logika
Semua tipu daya dan pura-pura
Tak kuasa ku pun ikut percaya
Terjerat janji surga terbawa suasana

Semua terpesona padanya
Wajah nan jelita
Senyum manis ramah menggoda
Pada siapa saja

Ahhh...

Namun sayang semuanya tak nyata
Kau hanyalah fatamorgana
Tak seindah tampaknya
Dan kau buat orang tergila-gila
Memuja lalu terpedaya
Tertipu sandiwara semu

Kau beri harapan yang palsu
Semua... hanya tuk puaskan hasratmu
Bila... telah habis kau hisap madu
Kau tinggalkan dia tertunduk layu...

Namun sayang semuanya tak nyata
Kau hanyalah fatamorgana
Tak seindah tampaknya
Dan kau buat orang tergila-gila
Memuja lalu terpedaya
Tertipu sandiwara...
Ahhh...
Terjerat janji surga...
Semu...


Writer(s): Mark Ricardo Najoan
You May Also Like
.Feast - "Langitruntuh" Kabar-kabar belakangan ini Seakan paksa agar kita tak terjadi Bersekongkol gagalkan se pasang sejoli Aku tak bisa bernapas di ibukota Hingga kau hembusku kala kita berjumpa Aku tak kuat panasnya...
Hindia - "Besok Mungkin Kita Sampai" Luka silet di pipi Sakitnya setengah mati Kubawa bekasnya sampai mati Setidaknya ku tak takut darah lagi Mengikuti sepakbola Dan transfer pemain di berita Tapi masuk klub fotografi Karena kaki tak...
Barasuara - "Antea" Antea Tentang manusia Di dunia Sarat jumawa Halus yang langka Tinggal angkara Ditipu culas Dunia Kau, hidup di sini sementara Dan dihakimi mereka Untuk apa terus mencoba? Antea Kita bertanya...
FourTwnty - "Fana Merah Jambu" Di depan teras rumah Fana merah jambu, ku berdua Momen-momen tak palsu Air tuhan turun, aromamu Tersalurkan aliran syaraf buntu Martin tua media pembuka Berdansa sore hariku Sejiwa alam dan...
Iwan Fals - "Yang Terlupakan" Denting piano kala jemari menari nada Merambat pelan Dikesunyian malam Saat datang rintik hujan Bersama sebuah bayang Yang pernah terlupakan Hati kecil berbisik untuk kembali padanya S'ribu kata...