Lirik lagu "Kita Lawan Mereka"

"Kita Lawan Mereka"

Meski kami selalu dikucilkan
Kami tak pernah berhenti 'tuk membuktikan
Kepada semua orang yang selalu menganggap diri kami sampah
Kami 'kan buktikan mereka itu sampah

Jalan yang kita lalui
Kelam yang kita jalani, kawan
Takkan mampu membuatku menjauh darimu

Bagai bintang yang bersinar
Bersinar terang di atas awan
Itulah arti persahabatan di antara kita

Dan takkan pernah pudar meskipun
Banyak orang mencibir dan berfikir negatif tak pernah mengerti
Kita 'kan teriakkan

Meski kami selalu dikucilkan
Kami tak pernah berhenti 'tuk membuktikan
Kepada semua orang yang selalu menganggap diri kami sampah
Kami 'kan buktikan mereka itu sampah

Takkan pernah menyerah
Kami tak akan kalah
Tak peduli apa yang mereka katakan

Inilah kehidupan
Terima kenyataan
Kami 'kan hadapi pro-kontra yang ada

Takkan pernah menyerah
Kami tak akan kalah
Tak peduli apa yang mereka katakan

Inilah kehidupan
Terima kenyataan
Kami 'kan hadapi pro-kontra yang ada

Meski kami selalu dikucilkan
Kami tak pernah berhenti 'tuk membuktikan
Kepada semua orang yang selalu menganggap diri kami sampah
Kami 'kan buktikan mereka itu sampah

Meski kami selalu dikucilkan
Kami tak pernah berhenti 'tuk membuktikan
Kepada semua orang yang selalu menganggap diri kami sampah
Kami 'kan buktikan mereka itu sampah


Writer(s): Ahmad Taufik Andryyansyah
You May Also Like
Idgitaf - "Berakhir Di Aku" Ditekan dari sgala sisi Seringkali hilang arti Aku hidup untuk siapa? Ku sudah tidak nyaman lagi Bermimpipun tahu diri Apa sebaiknya pergi? Jika semua bersandar padaku Lalu aku bersandar kemana?...
Padi - "Kasih Tak Sampai" Indah terasa indah Bila kita terbuai dalam alunan cinta Sedapat mungkin terciptakan rasa Keinginan saling memiliki Namun bila itu semua Dapat terwujud dalam satu ikatan cinta Tak semudah seperti yang...
FourTwnty - "Mangu" Suatu malam adam bercerita Hawanya tak lagi di jalur yang sama Bacaan dan doa yang mulai berbeda Ego dan air mata kita bicara Gila tak masuk logika Termangu hatiku Kau menggenggam Kumenadahnya...
Dewa - "Mistikus Cinta" Ketika pertama kali, jiwamu ingin selalu Dekat dengan jiwaku yang belum, bisa menterjemahkan segala Arti pertemuan ini, arti cumbu rayu ini Yang mungkin bisa memusnahkan, kenyataan yang terjadi...
Payung Teduh - "Menuju Senja" Harum mawar di taman Menusuk hingga ke dalam sukma Yang menjadi tumpuan rindu, cinta bersama Di sore itu menuju senja Bersama Hati yang terlukaaa Tertusuk pilu menganga luka itu Diantara senyum yang...