Lirik lagu "Lupa"

"Lupa"

Menelusuri masa lalu tersendat-sendat
Bukan tak menghargai sejarah
Hanya kurang perhatian saja

Banyak hal yang lebih penting
Tinimbang menulis tanggal kejadian
Dan menyimpan foto-foto kenangan

Rupanya baru sekarang aku menyadari
Betapa pentingnya kenangan

Bermula dari rasa malas
Dan hal-hal yang tak ingin kuceritakan
Kalau bisa, ya dihapus saja dari ingatan
Karena, ya memang menyebalkan

Banyak tindakan-tindakan bodoh
Yang tak mesti kita lakukan
Berusaha melupakan, ya keterusan
Walau akhirnya banyak hal juga yang terlupakan

Aku mendapat pertanyaan tentang masa lalu
Tidak bisa tidak, harus kujawab
Mata-mata kosong penuh rasa ingin tahu itu memaksaku
Ingin diisi dengan pandangan sesungguhnya

Terus terang aku gelagapan
Mana yang benar, mana yang tidak membaur menyatu

He-eya!

Inilah akibatnya kalau hanya melihat ke depan
Tak sadar kalau di belakang ekornya panjang
Dan tak mungkin aku diamkan
Menghapus jejak juga memakan banyak waktu

Dan lagi pula untuk apa?
Hanya masalahnya aku lupa, ini jejakku atau bukan?

Cerita sudah berkembang sedemikian rupa
Menjadi kisah yang mengasyikkan
Sambil ngopi dan kudapan
Sejenak aku menengok ke belakang juga akhirnya
Tetapi, ya tentu saja harus kulanjutkan perjalanan

Tentu saja dengan kamu di sampingku
Tentu saja dengan kamu di sampingku
Di sampingku
Di sampingku

Cerita sudah berkembang sedemikian rupa
Menjadi kisah yang mengasyikkan
Sambil ngopi dan kudapan
Sejenak aku menengok ke belakang juga akhirnya
Tetapi, ya tentu saja harus kulanjutkan perjalanan

Cerita sudah berkembang sedemikian rupa
Menjadi kisah yang mengasyikkan
Sambil ngopi dan kudapan
Sejenak aku menengok ke belakang juga akhirnya
Tetapi, ya tentu saja harus kulanjutkan perjalanan

Tentu saja dengan kamu
Di sampingku
Tentu saja dengan kamu
Di sampingku
Di sampingku
Di sampingku
Di sampingku


Writer(s): Virgiawan Listanto
You May Also Like
Dewa - "Pupus" Aku tak mengerti, apa yang kurasa Rindu yang tak pernah begitu hebatnya Aku mencintaimu lebih dari yang kau tau Meski kau takkan pernah tau Aku persembahkan hidupku untukmu Telah ku relakan, hatiku...
Armada - "Bebaskan Diriku" Lama sudah ku pendam ini Lama sudah ku makan hati menghadapimu Ini semua tentang dirimu Tentang caramu memperlakukanku Tak sadarkah kau selama ini Bukan cuma hati yang kau sakiti, juga hidupku...
Ari Lasso - "Mengejar Matahari" Di sini ada satu kisah Cerita tentang anak manusia Menantang hidup bersama Mencoba menggali makna cinta Tetes air mata Mengalir di sela derai tawa Selamanya kita Tak akan berhenti mengejar Matahari...
FourTwnty - "Fana Merah Jambu" Di depan teras rumah Fana merah jambu, ku berdua Momen-momen tak palsu Air tuhan turun, aromamu Tersalurkan aliran syaraf buntu Martin tua media pembuka Berdansa sore hariku Sejiwa alam dan...
Guyon Waton - "Perlahan" Memang salahku Terlalu dingin denganmu Terlalu mendiamkanmu Kau yang selalu memperhatikanku Dan sebenarnya aku juga begitu Maafkanku yang selalu membuatmu Terlalu lama menunggu Hinggga akhirnya kau...