Lirik lagu "Musuhku Satu"

"Musuhku Satu"

Musuhku satu lawanku seribu
Berdarah darah rasa sakit itu
Meruntuhkan benteng jiwa
Direjam ribuan kebencian
Digilas berjuta makian
Hanya dari seorang
Dengan ribuan tapak tangan

Musuhku satu wajahnya seribu
Antara senyum dan seringai itu
Mana yang tidak palsu
Antara hardik makian
Dan rayu pujian
Manakah kenyataan

Satu orang membenciku
Jutaan caci menguburku
Dalam garis semu
Dunia nyata dan realitas maya
Padahal ternyata hanya
Oleh satu orang saja

Satu orang memujaku
Jutaan puji mengguyurku
Dalam ilusi basa basi
Dunia buatan realitas palsu
Padahal ternyata hanya
Oleh satu orang saja

Dalam belantara nama-nama
Tak kukenali siapa
Bahkan diriku sendiri
Maka segala kisah sedih tawa ini
Entah oleh siapa

Dalam belantara nama-nama
Tak kukenali siapa
Bahkan diriku sendiri
Maka segala kisah sedih tawa ini
Entah oleh siapa

Musuhku satu lawanku seribu
Berdarah darah rasa sakit itu
Meruntuhkan benteng jiwa
Direjam ribuan kebencian
Digilas berjuta makian
Hanya dari seorang
Dengan ribuan tapak tangan

Musuhku satu wajahnya seribu

Dalam belantara nama-nama
Tak kukenali siapa
Bahkan diriku sendiri
Maka segala kisah sedih tawa ini
Entah oleh siapa

Dalam belantara nama-nama
Tak kukenali siapa
Bahkan diriku sendiri
Maka segala kisah sedih tawa ini
Entah oleh siapa

Dalam belantara nama-nama
Tak kukenali siapa
Bahkan diriku sendiri
Maka segala kisah sedih tawa ini
Entah oleh siapa
Entah oleh siapa
Entah oleh siapa

Musuhku satu lawanku seribu
Musuhku satu wajahnya seribu


Writer(s): Fahrudin Faiz
You May Also Like
Ari Lasso - "Mengejar Matahari" Di sini ada satu kisah Cerita tentang anak manusia Menantang hidup bersama Mencoba menggali makna cinta Tetes air mata Mengalir di sela derai tawa Selamanya kita Tak akan berhenti mengejar Matahari...
Payung Teduh - "Di Atas Meja" Diatas meja rindu itu hilang Dalam kata-kata Sebentar lagi kita saling lupa Kita menjelma pagi dingin Yang dipayungi kabut Tak bisa lagi becerita apa adanya Mengapa takut pada lara Sementara semua...
Stand Here Alone - "Kita Lawan Mereka" Meski kami selalu dikucilkan Kami tak pernah berhenti 'tuk membuktikan Kepada semua orang yang selalu menganggap diri kami sampah Kami 'kan buktikan mereka itu sampah Jalan yang kita lalui Kelam...
Seventeen - "Ayah" Engkaulah nafasku Yang menjaga di dalam hidupku Kau ajarkan aku menjadi yang terbaik Kau tak pernah lelah Sebagai penopang dalam hidupku Kau berikan aku semua yang terindah Aku hanya memanggilmu...
Armada - "Pergi Pagi Pulang Pagi" Aku sayang padamu Aku cinta padamu Apapun kan kulakukan Demi kebahagiaanmu Tak pernah ku keluhkan Walau rintangan menghadang Panas hujan begini Makanan sehari hari Kurela pergi Pagi pulang pagi...