Lirik lagu "33x"
"33x"
Risalah terikatnya, batin dan raga yang mengunci
Di atas Sang Maha Daya semua kendali terambil alih
Jikalau kau keluhkan dengung sumbang yang mengganggu
Buka lagi visimu, kau tahu mana urutan satu
Di antara pusaran nirfungsi
Petakan semua lagi, titik tuju yang t'lah terpatri
Melamban bukanlah hal yang tabu
Kadang itu yang kau butuh, bersandar hibahkan bebanmu
Rotasikan pandanganmu, ambil sudut yang terbaru
Belum pernah kau coba lihat semua bukan dari matamu
Kelak kau kan mengingat yang membawamu ke sini
Kami pernah di situ, di posisimu, helakan kesahmu
Di antara pusaran nirfungsi
Petakan semua lagi, titik tuju yang t'lah terpatri
Melamban bukanlah hal yang tabu
Kadang itu yang kau butuh, bersandar hibahkan bebanmu
Tak perlu kau berhenti kurasi
Ini hanya sementara, bukan ujung dari rencana
Jalanmu kan sepanjang niatmu
Simpan tegar dalam hati, dua sembilan kau t'rus mencari
Sebutlah nama-Nya, tetap di jalan-Nya
Kelak kau mengingat, kau akan teringat
Sebutlah nama-Nya, tetap di jalan-Nya
Kelak kau mengingat, kau akan teringat
Sebutlah nama-Nya, tetap di jalan-Nya
Kelak kau mengingat, kau akan teringat
Sebutkanlah nama-Nya, resapilah jalan-Nya
Kelak kau mengingat, kau akan teringat
Terus berenang, lanjutlah mendaki
Terus berenang, lanjutlah mendaki
Terus berenang, lanjutlah mendaki
Terus berenang, lanjutlah mendaki
Writer(s): Muhammad Adam Faisal Adenan, Maulana Malik Ibrahim, Beta Giovanni Rahmadeva, Ildo Hasman, Dennis Ferdinand Sangi
- AZLyrics
- P
- Perunggu Lyrics
album:
"Memorandum" (2022)
You May Also Like
Dewa - "Risalah Hati" Hidupku tanpa cintamu
Bagai malam tanpa bintang
Cintaku tanpa sambutmu
Bagai panas tanpa hujan
Jiwaku berbisik lirih
Kuharus memilikimu
Aku bisa membuatmu
Jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta...
Batas Senja - "Menceritakanmu" Sebentar saja ku ingin cerita
Tentang dia yang teristimewa
Kadang lucu, kadang menyebalkan, ya
Oh, tapi aku suka
Dia tak pandai merangkai kata-kata
Romantisnya pun seadanya
Tapi aku bingung entah...
Juicy Luicy - "Tampar" Entah sudah selasa yang ke berapa
Masih saja kau ada, lekat di kepala
Hari ini janji esok mesti lupa
Tetapi hati tak tepati
Tampar aku di pipi
Biar sadar dan ku mengerti
Hujan samarkan derasnya...
Banda Neira - "Tak Apa Akui Lelah" Jika kau nanti
Beranjak berkelana
Jauh-jauh kau pergi
Menyusuri tiap tuntutan nurani
Jika seiring
Bertambah tumbuh hari
Malahan kau dapati
Kau melangkah di setapak yang sepi
Kan ada masa kau...
Iwan Fals - "Ujung Aspal Pondok Gede" Di kamar ini aku dilahirkan
Di bale bambu buah tangan bapakku
Di rumah ini aku dibesarkan
Dibelai mesra lentik jari ibuku
Nama dusunku ujung aspal pondok gede
Rimbun dan anggun
Ramah senyum penghuni...