Lirik lagu "Haru Paling Biru"
"Haru Paling Biru"
Tenang melangkah di tepi
Dingin yang memeluk kaki
Tersibaklah tabir putih
Besar di pelukan tanya
Mencari nyawa yang baru
Hapus ruam yang tumbuh
Niatan yang t'lah lama terlampir
Biar telah tercukupi
Lepaskan lalu mencair
Menyamarkan haru paling biru
Tambal sulam luka itu
Hitung semua hingga utuh
Jika diam yang kau pilih
Berhakkah ku menemani?
Setidaknya tak sendiri
Masih lengkap ingatanku
Buram namun tak tertutup
Kupersilakan kau sentuh
Niatan yang t'lah lama terlampir
Biar telah tercukupi
Lepaskan lalu mencair
Menyamarkan haru paling biru
Tambal sulam luka itu
Hitung semua hingga utuh
Tambal sulam luka itu
Hitung semua hingga utuh
Menyamarkan haru paling biru
Tambal sulam luka itu
Hitung semua hingga utuh
Tambal sulam luka itu
Hitung semua hingga utuh
Writer(s): Muhammad Adam Faisal Adenan, Maulana Malik Ibrahim, Beta Giovanni Rahmadeva, Ildo Hasman, Dennis Ferdinand Sangi
- AZLyrics
- P
- Perunggu Lyrics
album:
"Memorandum" (2022)
You May Also Like
Float - "Sementara" Sementara teduhlah hatiku
Tidak lagi jauh
Belum saatnya kau jatuh
Sementara ingat lagi mimpi
Juga janji janji
Jangan kau ingkari lagi
Percayalah hati lebih dari ini
Pernah kita lalui
Jangan henti...
Dongker & Jason Ranti - "salah display" Cek cek kebudayaan cek
Salah display, salah kemasan
Seni rupa penuh dengan jebakan
Tiga hari sudah aku tak makan
Kukubur dendam di kebun belakang
Ada pertanyaan di selangkangan
Kubutuh jawaban, di...
Stand Here Alone - "Move On" Dulu kau biarkan aku terluka
Acuhkan semua yang kulakukan
Tak sedikit luka yang kau berikan untukku
Dimana kulihat dan kudengar engkau bahagia
Kau tinggalkan aku demi sosok dirinya
Dan kau pun...
Barasuara - "Manusia (Sumarah)" Kita berubah di keadaan yang tak indah
Meniti pelan di kegelapan
Berhembus, siang menuju malam
Menundukkan matahari dan bulan
Kita hidup di bawah tujuh langit
Dunia kan berputar pada porosnya
Kita...